VISI & MISI

VISI

Terwujudnya Kota Salatiga sebagai Kota BEDA (Bergerak, Energik, Dinamis, Adaptif) menuju Salatiga yang mendunia.

BERGERAK
Dalam rumusan visi pembangunan Kota Salatiga, kata Bergerak bermakna berbagai bentuk upaya, ikhtiar, dan usaha oleh segenap pemangku kepentingan di Kota Salatiga (pemerintah, masyarakat, tokoh agama, perguruan tinggi, sektor swasta, dan organisasi kemasyarakatan) bersama dalam harmoni kemitraan, berpartisipasi, dan aktif menjadi bagian dari derap pembangunan Kota Salatiga. Di tengah arus transformasi sosial regional dan nasional, para pemangku kepentingan berkolaborasi mengambil peran-peran sosial, budaya, ekonomi, dan politik sesuai kapasitas yang dimiliki, mewujudkan profil warga kota yang produktif, sejahtera, harmonis, dan berkemajuan. Aktualisasi peran, keteladanan, dan harmonisasi kepemimpinan sosial dari berbagai ragam organisasi keagamaan dan kemasyarakatan diyakini menjadi kunci untuk terwujudnya gerak pembangunan Kota Salatiga secara adil dan merata.

ENERGIK

Energik mengambarkan setiap warga masyarakat Kota Salatiga memiliki tingkat kesejahteraan, karakter kerja, dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni dalam menggerakkan kemajuan daerah. Kualitas SDM yang tinggi menjadi “soko guru” dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi daerah. Kota Salatiga yang energik ditandai dengan indeks pembangunan manusia yang tinggi, seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada paradigma pembangunan yang
inklusif, adil, dan merata sampai tidak ada lagi penduduk Kota Salatiga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Gerbang menuju cita-cita demikian setidaknya telah terbuka dengan optimalisasi sektor potensial perdagangan dan jasa, serta didukung oleh sektor strategis ekonomi kreatif, koperasi, usaha mikro, dan pariwisata.

DINAMIS

Dinamis dalam terma visi pembangunan daerah menggambarkan karakter tata kelola pemerintahan yang aktif menggerakkan segenap potensi moril dan materiil dalam mewujudkan cita-cita kesejahteraan, dan pencapaian target-target pembangunan daerah. Tata kelola pemerintahan yang dinamis ditandai dengan keberadaan pemerintah kota yang mampu mengurus dan memecahkan setiap masalah yang timbul dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki. Dinamis juga ditandai dengan terbukanya pemerintah kota untuk terus aktif mendayagunakan perangkat teknologi informasi dan komunikasi dalam memaksimalkan pelayanan publik. Selain ditentukan oleh efektifitas reformasi birokrasi, keniscayaan kualitas tata kelola pemerintah Kota Salatiga yang dinamis juga didukung oleh berjalannya prinsip kolaborasi pentahelix (pemerintah, masyarakat, akademisi, swasta, dan media) dalam mewujudkan pemerintah kota yang partisipatif, akuntabel, transparan, dan berkelanjutan.

ADAPTIF

Adaptif adalah kemampuan pemerintah dan masyarakat Kota Salatiga yang selalu mampu menyesuaikan diri dengan situasi yang berbeda, khususnya di tengah arus perubahan sosial, lingkungan, dan disrupsi teknologi. Performa adaptif dicerminkan dengan berkembangnya berbagai inovasi kebijakan dan pelayanan publik yang tidak hanya bergantung dari kapasitas aparatur Pemerintah Kota Salatiga, tapi juga dukungan dari berbagai elemen masyarakat penggerak pembangunan. Kapasitas inovasi yang tinggi akan memperkuat daya saing Kota Salatiga dalam interaksi sosial dan ekonomi di Tingkat Nasional bahkan Internasional. Disinilah titik strategis bagaimana kualitas daya dukung lingkungan hidup mutlak dibutuhkan. Lingkungan hidup Kota Salatiga harus dibangun untuk mampu menjadi lahan bertumbuhnya insan-insan berkualitas, agile terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karakteristik adaptif juga ditanamkan secara khusus pada pemuda, utamanya generasi Z dan Generasi millenial agar dapat mengembangkan diri serta berkontribusi optimal dalam pembangunan daerah secara produktif dan berkelanjutan.

MISI